METRO – Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini S. Sos memimpin Rapat Paripurna DPRD Kota Metro dalam rangka Penyampaian Pidato sambutan Walikota Metro masa jabatan 2025-2030.
Rapat paripurna ini merupakan Rapat Paripurna perdana bersama H. Bambang Iman Santoso, dan Wakil Wali Kota Dr. M. Rafieq Adi Pradana usai terpilih dan dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Metro
H. Bambang Iman Santoso, bersama Dr. M. Rafieq Adi Pradana secara resmi menyampaikan sembilan program prioritas dalam rapat paripurna tersebut.

Dalam pidato perdananya, Bambang menegaskan komitmennya untuk menjadikan Metro sebagai Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius.
Dengan Suasana penuh semangat di Gedung DPRD Kota Metro, Bambang mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang telah diberikan oleh masyarakat.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam proses transisi kepemimpinan yang berlangsung kondusif.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan penuh dedikasi. Kami ingin Metro menjadi kota yang nyaman, modern, dan ramah lingkungan, dengan tetap menjaga nilai-nilai religius sebagai fondasi moralnya,” kata Bambang dalam sambutannya.
Ia menerangkan secara rinci berkaitan dengan sembilan misi utama sebagai prioritas pembangunan Kota Metro selama lima tahun ke depan.
“Dengan Visi yang kami usung tersebut dan dalam upaya mewujudkannya ada beberapa prioritas yang akan menjadi fokus utama pemerintahan ke depan yang kami rumuskan pada 9 Misi untuk periode 2025-2030,” terangnya.
Bambang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif, legislatif, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat untuk bergandengan tangan membangun Metro yang lebih maju,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penyelarasan program dengan RPJMD Kota Metro 2025-2029, RPJMD Provinsi Lampung, serta RPJMN Nasional. Hal ini dilakukan agar Metro tetap selaras dengan arah pembangunan daerah dan nasional.
Bambang dan Rafieq juga menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang mendengar, berdiskusi, dan bekerja bersama rakyat. Setiap program yang dijalankan akan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang terbuka, responsif, dan berpihak pada rakyat. Mari kita bersama-sama membangun Metro yang lebih baik,” tandasnya.

Dengan semangat kebersamaan, rapat paripurna ini menjadi awal yang menjanjikan bagi kepemimpinan Bambang-Rafieq dalam mewujudkan Kota Metro yang cerdas, maju, dan berbudaya.
Sembilan program prioritas tersebut ialah :
1. Meningkatkan Mutu Pendidikan formal, informal, dan nonformal yang berkarakter.
2. Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, dengan layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas.
3. Meningkatkan Pelayanan Publik yang cepat, tepat, dan akurat berbasis teknologi.
4. Mengembangkan Karakter Literasi Seni Budaya dan Wisata, sebagai bagian dari identitas Kota Metro.
5. Meningkatkan Literasi Keagamaan, agar nilai-nilai religius tetap menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
6. Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan dan sarana-prasarana publik yang efisien dan transparan.
7. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, dengan penguatan sektor sosial dan ekonomi.
8. Mengembangkan Infrastruktur Teknologi Informasi, guna menjadikan Metro sebagai kota berbasis digital.
9. Menata Ruang, Infrastruktur, dan Lingkungan Kota, dengan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.
(ADv)






